Infeksi jamur vagina disebabkan oleh pertumbuhan jamur yang berlebihan di area vagina. Waktu yang paling umum untuk infeksi jamur vagina selama kehamilan adalah selama trimester kedua. Bagaimana cara mengatasinya dan menghindarinya? Untuk mempelajari lebih lanjut, baca artikel ini tentang infeksi jamur vagina selama kehamilan.

Beberapa faktor, antara lain perubahan kadar hormon dan perubahan komposisi cairan vagina yang terjadi selama masa kehamilan dapat menyebabkan infeksi jamur vagina. Lebih lanjut, kondisi ini bisa disebabkan oleh aktivitas seksual, penggunaan resep dokter tertentu, atau penggunaan produk kesehatan kewanitaan.

Penanganan Infeksi Jamur Vagina dengan Benar

Jika infeksi jamur pada vagina tidak segera ditangani, kemungkinan infeksi akan menular ke mulut bayi selama proses persalinan. Berikut ini adalah kemungkinan gejala infeksi jamur vagina:

1. Gatal pada vagina
2. Rasa panas pada vagina
3. Terdapat cairan berwarna putih kekuningan dengan tekstur ampas tahu atau gumpalan susu
4. Nyeri saat berhubungan seksual

Jika seorang wanita mengalami salah satu dari gejala di atas, ia harus segera berkonsultasi dengan dokter kelamin terdekat untuk memastikan apakah ia mengalami infeksi atau hal lain. Tidak disarankan untuk minum resep tanpa terlebih dahulu mendapatkan pemeriksaan dan resep dari dokter.

Jika dikonsultasikan ke dokter dan diagnosisnya adalah infeksi jamur vagina, dokter mungkin dapat memberikan penanganan berdasarkan indikasi pasien.

Proses penyembuhan biasanya memakan waktu 10-14 hari setelah perawatan yang tepat. Jika Anda masih mengalami gatal-gatal pada vagina selama penanganan, Anda dapat membasuhnya dengan air hangat untuk meredakannya.

Cara Menghindari Infeksi Ragi Vagina Saat Hamil

Wanita hamil dapat menghindari infeksi jamur vagina dengan melakukan hal berikut:

1.  Hindari penggunaan pakaian yang terlalu ketat
2. Gunakan pakaian dalam berbahan katun
3. Segera ganti pakaian dalam dan pakaian jika dirasa basah oleh keringat, agar tidak lembab
4. Hindari penggunaan produk kesehatan kewanitaan
5. Bersihkan terlebih dahulu bibir dan vagina kemaluan sebelum membersihkan anus setelah buang air besar
6. Batasi konsumsi gula karena dapat mempercepat pertumbuhan jamur

Metode yang tercantum di atas adalah beberapa cara untuk mencegah penyebaran infeksi jamur vagina. Jika Anda mengalami gejala infeksi jamur vagina, segera temui dokter agar Anda bisa mendapatkan penanganan yang tepat sesegera mungkin. Jangan biarkan infeksi jamur mengganggu kenyamanan kehamilan Anda.

Selain itu, Anda juga harus mewaspadai kondisi yang memiliki gejala mirip infeksi jamur vagina. Karena penyakit ini memerlukan penanganan yang berbeda, maka kemungkinan gejala tersebut disebabkan oleh penyakit menular seksual, seperti klamidia atau bakterial vaginosis.