Tarian Sunda Sejarah Singkat Dan Jenisnya Paling Populer! Seni tari tanah Sunda sekarang ini dikenal di Jawa Barat, seperti seni tari yang ada di belahan dunia, berakar dari sejarah panjang. Usianya hampir sepanjang sejarah masyarakatnya sendiri. Dijadikan tarian tradisional Jawa Barat dan banyak digemari oleh masyarakat setempat maupun luar kota.

Sejarah Singkat Tarian Sunda, yang Tidak Banyak diketahui!

Claire Holt pada bukunya yaitu Art in Indonesia ; Cntinuities and Change (1967), catat berbagai jenis kesenian tradisional yang terdapat pada naskah jaman dahulu Kidung Sunda. Naskah tersebut diperkirakan sejak tahun 1550 M salinannya dipublikasikan oleh peneliti Belanda, CC Berg tahun 1927.

Kidung tarian Sunda ini mencatat rupa kesenian di jaman Majapahit. Sebagai bagian upacara ritus kematian yaitu titiwanira, kerajaan yang sajikan banyak pertunjukan. Diantaranya memen (drama), igel (tarian indah), ronggeng (tari pergaulan), babarisan (tarian perang/beksa), patapelan (topeng/kedok), dan pawayangan (wayang kulit).

Apabila dibandingkan dengan masa sekarang, hampir semuanya disebut naskan kuno ada di Sunda. Dimulai Jaipong, Tarling, Tari Ronggeng, Rampak Silat, Tari Topeng sampai Wayang Kulit. Semuanya bahkan dapat ditemukan pada satu wilayah yaitu Kabupaten Indramayu. Ini merupakan bagian dari tradisi warisan.

Konteks keIndonesiaan, seni tarian Sunda ini sebagai produk kebudayaan dapat dipelajari banyak kalangan, mengalami masa bangkitnya sejak zaman etis. Henry Spiller, seorang peneliti Kebudayaan daerah University of California, menulis mengenai riwayat Abah Kayat seniman tari berasal dari Cimahi, menjadi peletak dasar pembelajaran tarian Sunda.

Jenis Tarian Sunda Terpopuler

Tarian Sunda sangat beragam, karena banyaknya daerah Sunda masuk pada daerah kesenian yang terbanyak di tanah air, dimana pusatnya yaitu daerah Parahyangan. Apabila berbicara mengenai tarian tentunya Indonesia pemenangnya. Di bawah ini terdapat jenis tarian terpopuler serta dikenal oleh masyarakat banyak, diantaranya :

Tari Jaipong

Tarian Sunda yang satu ini popular antara banyak jenis kesenian yang ada di Sunda. Karena populernya, Jaipong ini dikenal sampai manca Negara. Tari asal Karawang ini adalah paduan seni musik serta seni bela diri.

Gerakannya dapat menggabungkan elemen perwayangan Golek, Topeng Banjet, Tarian Ketuk Tilu, serta Seni Tradisional lainnya. Sejarah mencatat bahwasanya tarian Jaipong ini dikenalkan terhadap masyarakat di tahun 70an. Lalu diperkenalkan ke Bandung, oleh Gugum Gumbira.

Tari Ketuk Tilu

Tarian Sunda ini merupakan sebuah tari menjadi cikal bakal jaipong. Dahulu tarian yang satu ini adalah bentuk ritual untuk sambut panen padi. Sebagai rasa syukur masyarakat yang mempercayai Dewi Sri. Sekarang tarian ini murni memiliki sifat hiburan semata, tidak sedikit ditampilkannya acara-acara pernikahan.

Tari Merak

Tarian ini diiringi gamelan yang mempunyai ciri khas di bagian kostum penarinya. Penari kenakan kempem tetapi mempunyai sayap seperti halnya burung merak pada bagian punggungnya.

Tari Wayang

Tari wayangpun diiringi oleh musik gamelan selama tampil, tetapi tarian Sunda yang satu ini ada kisah serta alur cerita tertentu. Tentu kisahnya memiliki latar belakang cerita wayang.

Demikian kesenian tari yang kita bahas, semoga pengetahuan kita bertambah dan tetap menjaga junjung tinggikan daerah kita masing-masing dengan mempelajari khas tradisionalnya.