Di Indonesia, sarung merupakan pakaian tradisional yang terdapat di banyak daerah, termasuk di Bali. Sarung Bali secara tradisional digunakan oleh laki-laki, tetapi sekarang sarung menjadi produk Bali yang sangat populer di kalangan penduduk lokal, turis domestik, dan turis asing. Sarung biasanya dipakai sebagai bagian bawah dalam berbagai kesempatan; mulai dari kegiatan sehari-hari hingga acara keagamaan dan festival. Kini, jenis sarung Bali yang lebih bervariasi dijual sebagai oleh-oleh atau sebagai bahan pembuatan pakaian khusus, namun tetap dengan warna dan corak khas seni rupa Bali.

Sarung menjadi produk favorit Bali karena ringan, serbaguna dan sempurna untuk iklim tropis, yang berarti juga bagus untuk aksesoris musim panas dan ada juga yang diproduksi sebagai pakaian pantai. Produk ini dapat ditemukan di banyak tempat, termasuk di toko-toko yang menjual barang-barang kerajinan, peralatan rumah Bali (Bali homewares) atau dekorasi dari Bali (Bali decor) di daerah Anda.

Produk Bali untuk Pakaian Pantai

Sarung adalah kain yang sangat serbaguna. Anda bisa memakainya sebagai kain sampul di sekitar pinggul Anda seperti rok panjang bersama dengan baju renang Anda. Anda bisa memakainya di atas gaun musim panas Anda seperti syal. Anda dapat mengikatnya di sekitar tubuh Anda untuk membentuk atasan yang seksi. Pada dasarnya, Anda hanya perlu menyesuaikan dengan panjang sarung untuk membentuk sesuatu yang bagus dan indah. Karena sarung Bali biasanya terbuat dari katun ringan, sarung ini sangat cocok untuk pakaian pantai musim panas atau tropis. Sarung pada awalnya populer di kalangan pria, tetapi sekarang produk ini lebih populer di kalangan wanita untuk penggunaan pada desain pakaian modern.

Sarung Bali memiliki bentuk persegi panjang, dan yang standar mencapai mata kaki Anda (ada juga beberapa yang memiliki ukuran selutut). Panjang yang berbeda berarti Anda dapat menggunakan variasi gaya saat mengenakan kain ini. Banyak toko produk Bali bahkan memiliki tutorial cara memakai sarung dengan berbagai cara, tergantung panjang sarung. Sarung Bali tersedia dalam berbagai pola dan warna; pola bunga sangat populer, meskipun pola lain seperti burung, daun, dan garis juga populer. Polanya bisa lukisan tangan, dicetak, atau hasil karya tie dye.

Memakai Sarung Bali dengan Cara yang Benar

Ada dua jenis sarung Bali berdasarkan bentuknya; sampul dan kain seperti tabung. Sarung tabung adalah produk Bali yang sangat populer jika Anda menyukai sesuatu yang lebih tradisional; mereka dapat dikenakan tanpa ikat pinggang, selendang dan pria di Indonesia (bukan hanya Bali) memakai sarung seperti tabung sebagai bawahan kasual atau untuk item pakaian keagamaan dan upacara. Sarung seperti tabung, yang sebenarnya lebih mirip karung dari segi bentuk, dapat dikenakan dengan melipat kain ekstra di sekitar pinggul Anda beberapa kali sebelum menggulung bagian atas untuk mendapatkan panjang yang diinginkan.

Untuk jenis sampul, juga idenya diambil dari pakaian tradisional Bali, dan sekarang banyak pelanggan wanita menyukai bentuk ini. Wraparound bisa dipakai seperti cara Anda memakai sarung ini selama musim panas atau di pantai. Toko produk Bali yang menjual sarung jenis ini biasanya juga menjual ikat pinggang, ikat pinggang atau selendang untuk mengikat sarung dengan baik. Sarung adalah produk Bali yang sangat populer dan harganya tidak terlalu mahal. Apakah Anda mengunjungi Bali atau hanya berbelanja di toko kerajinan Bali, ini adalah tambahan yang bagus untuk mengisi lemari pakaian Anda.