Kipas angin rentan mengalami kerusakan karena kipas angin adalah perangkat yang terus bergerak. Selain itu sifatnya yang mudah dipindahkan menyebabkan kipas angin mengalami hal hal yang tidak diinginkan yang menyebabkan kerusakan. Terjatuh, terlempar, tetindih, terkena air dan kabel tertarik adalah masalah umum yang dialami oleh kipas angin. Namun sayangnya sedikit orang yang sadar akan hal ini. Mereka kebanyakan menganggap kipas angin yang baik adalah kipas angin yang kuat meski mengalami hal hal yang bisa merusak kipas angin. Saat kipas angin mengalami kerusakan, mereka cenderung membelinya dengan yang baru. Ini dapat menyebabkan sampah elektronik dunia yang terus menumpuk dan menghabiskan uang anda saja untuk hal yang sebetulnya tidak anda pelukan.Maka dari itu sewa kipas blower jakarta merupakan alternatif terbaik. Berikut penyebab kerusakan pada kipas angin yang harus anda ketahui:

1. Terbentur

Terbentur kaki saat berjalan, terbentur lantai saat jatuh, terbentur benda lain adalah masalah umun yang dialami oleh kipa angin dan masalah ini menjadi semakin parah jika sampai bagian komponen luar rusak apa lagi komponen dalam. Komponen luar yang sering mengalami kerusakan adalah leher atau angsel kipas angin dan jika sudah patah, sebaiknya perbaiki sebelum digunakan. Hindari meletakan kipas angin di tempat orang lalu lalang, di pinggir kipas angin dan tempat rawan lainnya.

2. Kabel kipas angin tertarik terlalu keras

Masalah ini cukup sering dialami oleh kipas angin sehingga kipas angin menjadi lebih mudah rusak. Kerusakan yang dialami biasanya berupa kipas angin hidup mati sendiri, kipas angin hidup hanya jika kabel ditekuk, atau kipas angin mati total sama sekali. Kabel yang sering tertindih, terinjak, terjepit dan tertarik akan menyebabkan kawat di dalam kipas angin menjadi putus. Jadi jagalah kabel kipas angin jangan sampai tertarik terlalu keras.

3. Tidak pernah dibersihkan

Kipas angin yang tidak pernah dibersihkan akan rentan mengalami kerusakan karena kipas angin yang tidak dibersihkan akan mengalami penumpukan debu, kotoran, rambut, benang dan kapas yang menghambat kinerja kipas angin.