Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Badan Peningkatan Penyelenggaraan Sistem Penyedian Air Minum (BPPSPAM) tetap mendorong Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) untuk menyelenggarakan SPAM Zona Air Minum Prima (ZAMP) yang airnya sanggup segera diminum.

Ketua BPPSPAM Bambang Sudiatmo mengatakan, service ZAMP merupakan wujud fasilitas tertinggi yang sanggup diberikan PDAM untuk melayani kebutuhan air minum masyarakat.

“Sebab didalam memberikan fasilitas ZAMP, PDAM mesti secara berkelanjutan memelihara proses mengolah hingga ke proses distribusinya supaya air yang terlihat dari keran pelanggan sanggup segera diminum,” kata Bambang didalam keterangannya.

Menurut Bambang, usaha ini ditunaikan untuk mempercepat peningkatan kinerja PDAM sebagai operator penyelenggaraan SPAM di daerah.

“Adanya peningkatan kinerja PDAM diinginkan sanggup menunjang pemerintah mewujudkan pencapaian akses air minum layak 100 prosen dan akses air minum aman 15 prosen di th. 2024,” terangnya.

Baru 8 PDAM

Meski secara tehnis tak mudah mewujudkannya, tapi BPPSPAM optimistis terhadap 2024 nanti 37 PDAM sanggup menerapkan penyelenggaraan ZAMP. Saat ini, dari 380 PDAM di seluruh Indonesia, baru 8 PDAM yang punyai fasilitas tersebut.

Adapun kedelapan perusahaan tersebut antara lain PDAM Kabupaten Bogor, PDAM Malang, PDAM Tirtanadi Medan, PDAM Kota Tangerang, PDAM Kota Bogor, PDAM Buleleng, PDAM Intan Banjar, dan PDAM Padang Panjang.

BPPSPAM juga kemarin meluncurkan Buku Kinerja BUMD Penyelenggaraan SPAM 2019. Bentuk penilaian kinerja ditunaikan terhadap 18 indikator kinerja PDAM dengan mengunakan meteran water meter br yang terbagi menjadi 4 aspek, yakni keuangan, pelayanan, operasional, dan sumber kekuatan manusia.

Penilaian ini ditunaikan BPPSPAM bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang punyai perwakilan di tiap-tiap provinsi.

Hasil Penilaian

Dari hasil penilaian terhadap 380 BUMD Penyelenggara SPAM, terdapat 224 PDAM (58,95 persen) berkinerja sehat, 102 PDAM (26,84 persen) tidak cukup sehat, dan 54 PDAM (14,21 persen) sakit.

Nilai rata-rata kinerja BUMD Penyelenggara SPAM secara nasional sebesar 3,35 yakni masuk didalam kategori sehat (> 2,80). Jumlah PDAM bersama kategori sehat pun mengalami peningkatan sepanjang 3 th. terakhir, yakni terhadap 2017 sebanyak 209 PDAM, 2018 sebanyak 223 PDAM, dan 2019 sebanyak 224 PDAM.