Media visual seperti gambar merupakan salah satu faktor penting yang dapat membantu untuk menaikkan peringkat artikel agar masuk ke halaman pertama Google. Namun, memasukkan gambar ke dalam artikel pun tidak bisa sembarangan. Oleh karena itu optimasi SEO On Page pada gambar juga diperlukan.

Optimasi SEO On Page Pada Gambar

Cara Optimasi Gambar Untuk SEO

Konten artikel yang dilengkapi dengan gambar akan lebih disukai oleh pembaca karena bisa membuat mereka nyaman saat membuka artikel tersebut dan mereka pun tidak merasa bosan. Gambar memiliki fungsi untuk memperkuat konten artikel agar lebih menonjol dan menarik.

  1. Tulis Nama Gambar dengan Tepat

Nama dan penulisan file gambar masih sering diabaikan oleh para blogger dan mereka lebih memilih untuk asal upload file gambar yang telah diunduh atau difoto sendiri tanpa mengubah namanya. Sehingga robot dalam mesin pencarian Google pun kesulitan untuk menelusuri gambar.

Pilih gambar yang sesuai dan relevan dengan konten artikel yang dibuat dan beri nama dengan deksripsi serta kata kunci yang tepat. Dengan demikian gambar tersebut juga dapat memberi sinyal kepada roboto perayap untuk menaikkan peringkat. Contoh, “cara-mencuci-pakaian.jpg”

  1. Perhatikan Ukuran File Gambar

File gambar yang biasanya diunduh dari situs penyedia gambar seringkali memiliki ukuran file yang besar. Jangan langsung upload begitu saja karena Anda harus me-resize-nya terlebih dahulu agar tidak memberatkan laman sehingga bisa meningkatkan waktu muat.

Anda bisa kompresi file gambar yang didapatkan ke ukuran yang lebih kecil menggunakan beberapa aplikasi atau tools yang tersedia. Seperti Adobe Photoshop, TinyJPG, JPEGmini, OptimiZilla, dan Copressor.io. Gambar dengan file ringan juga akan membantu meringankan laman saat dibuka.

  1. Perhatikan Dimensi Gambar

Sangat disarankan untuk tidak langsung menambahkan gambar yang baru selesai diunduh dari situs penyedia gambar karena pada umumnya dimensinya besar. Padahal Anda harus menggunakan gambar yang memiliki dimensi gambar yang sesuai dengan lebar area konten di website tersebut.

Gunakan aplikasi Adobe Photoshop atau tools seperti PicMonkey dan PicResize untuk mengubah dimensi gambar tersebut sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, melakukan perubahan dimensi gambar melalui kode CSS juga dapat meningkatkan waktu muat laman.

  1. Format Gambar

Anda bisa memilih salah satu dari jenis format gambar PNG, JPG/JPEG, dan GIF untuk di-upload ke artikel yang akan ditulis. Setiap jenis format gambar tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Namun, format JPEG adalah yang paling lazim digunakan para blogger dan webmaster.

Hal ini dikarenakan JPEG memiliki kelebihan dapat mempertahankan kualitas gambar saat diubah dimensinya atau saat dikompres resolusi file-nya. Untuk optimasi lebih maksimal, Anda juga bisa mencantumkan backlink edu pada gambar tersebut.

Pastikan Anda memilih gambar yang menarik, tidak blur, dan tidak pecah. Agar optimasi SEO On Page pada gambar bisa lebih optimal.