Berbagai teknologi dan kegiatan sehari-hari manusia saat ini tidak dapat terhindarkan dari penggunaan listrik. Selain mengandalkan listrik konvensional dari PLN, listrik juga dapat dihasilkan dari berbagai sumber alternative. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan sinar matahari melalui panel tenaga surya.

Apa Itu Panel Surya?

Panel surya adalah suatu alat di mana dengan alat ini, cahaya matahari dapat diubah menjadi energy listrik yang dapat dimanfaatkan di kehidupan sehari-hari. Indonesia merupakan negara yang sangat sesuai untuk pemanfaatan panel surya ini karena letaknya yang berada di garis khatulistiwa.

Dengan lokasi Indonesia yang sangat strategis, Indonesia merupakan negara yang memiliki sumber energy surya yang melimpah. Di Indonesia sendiri, rata-rata intensitas radiasi matahari adalah 4.8 kW/m2 setiap harinya di seluruh wilayah Indonesia. Hal ini tentu akan sangat menguntungkan untuk menghasilkan energy listrik dengan panel surya.

Panel surya sendiri ternyata sudah ada sejak abad ke-18. Pada tahun 1893, Alexandre Edmond Becquerel pertama kali mencetuskan teknologi fotovoltaik. Teknologi inilah yang digunakan dalam panel surya karena bertugas untuk mengkonversi radiasi matahari menjadi energy listrik.

Cara Kerja Panel Surya

Panel surya terdiri dari gabungan berbagai sel surya. Cara kerja panel tenaga surya adalah, pertama panel surya akan mengonversi energy yang dihasilkan oleh matahari menjadi energy listrik dengan inverter. Inverter ini akan mengubah arus searah (DC) yang dihasilkan panel surya menjadi arus bolak balik (AC) yang kemudian energy tersebut menjadi energy listrik .

Jenis-jenis Panel Surya

1. Monocrystalline Silicon

Jenis panel surya yang satu ini merupakan jenis yang paling banyak digunakan. Panel surya ini memiliki berbagai keunggulan tersendiri, seperti efisiensinya yang tinggi hingga mencapai lebih dari 20% serta umur pakai yang panjang. Sel surya ini disebut dengan monocrystalline karena silikon yang digunakan untuk penyusun panelnya adalah silikon kristal tunggal.

2. Thin Film Solar Cell

Panel surya yang satu ini disebut dengan thin film karena sel surya yang digunakan sangat tipis dengan ukuran hanya 10 mm. Dengan ukuran yang tipis inilah, panel surya tipe ini menjadi lebih ringan dan fleksibel dibanding tipe panel surya lain. Namun, efisiensi tipe ini lebih rendah yaitu hanya sekitar 10%.

3. Polycrystalline Silicon

Tipe ini terbuat dari batang silikon yang dileburkan lalu dituang ke cetakan berbentuk persegi. Panel surya tipe ini susunannya lebih rapi dan rapat. Panel surya tipe ini mudah dikenali karena cirinya yang unik, yaitu memiliki retakan dalam sel surya. Polycrystalline Silicon memiliki efisiensi mencapai 17% dan banyak digunakan karena harganya yang terjangkau.

Dengan berbagai jenis yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan, panel tenaga surya tentu akan menghemat pengeluaran Anda untuk biaya listrik. Anda dapat mencoba produk panel surya dari SUN Energy karena kualitasnya yang terbaik dan DP 0% yang menghemat pengeluaran Anda.

Informasi lengkap mengenai layanan kunjungi : https://sunenergy.id