Sebelum membahas, kami juga menyediakan jasa pintu folding gate yang berfungsi mengamankan isi bangunan dari hal hal yang tidak diinginkan, dengan pekerjaan berkualitas tinggi dan harga murah.

Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi informasi mengenai jenis-jenis kaca dan aluminium yang ada di rumah. Kaca merupakan material arsitektural dan interior yang akan memberikan kesan mewah pada rumah anda. Kebanyakan orang akan memilih pintu kaca atau kasa kaca karena konsep hunian mewah.

Di Indonesia penggunaan pintu kaca masih banyak digunakan pada gedung-gedung bertingkat seperti apartemen, hotel dan rumah sakit. Namun, tidak semua orang menggunakan kaca jenis ini di dalam rumah.

Beberapa bagian bangunan yang menggunakan aksesoris kaca antara lain pintu lobby hotel, dinding kaca kamar mandi, pintu kaca kamar mandi, jendela kaca, dinding tirai, kanopi dan lainnya.

Jenis-jenis pintu kaca dan jendela kaca pada rumah sangat berbeda dan tergantung dari fungsi kacanya. Biasanya kaca dipadukan dengan aluminium. Aluminium ini biasa digunakan sebagai kusen dan rangka dinding kaca.

Permainan kaca di gedung harus diukur dari tingkat keamanan karena pecahan kaca akan menimbulkan korban jiwa karena pecahan kaca terlalu tajam. Tidak boleh dilupakan, sekarang ada banyak jenis Halaman untuk dilihat.

Sebelum membeli kaca, Anda perlu mengetahui jenis-jenis kaca dan aluminium. Saya akan membagikan artikel yang berjudul Pengertian Jenis Kaca dan Alumunium di Rumah Ini menjadi 2 bab pembahasan yaitu Jenis Kaca dan Jenis Alumunium.

Jenis Kaca

Mengidentifikasi jenis atau tipe kaca pada rumah sangatlah penting bagi Anda yang menyukai desain interior menggunakan kaca. Beberapa merk kaca antara lain Asahimas, Mulia, dan lainnya. Untuk daftar harga halaman terbaru, buka halaman daftar harga. Jenis kaca yang paling umum digunakan di rumah adalah sebagai berikut

Kaca Bening

Kaca bening adalah kaca tidak berwarna biasa. orang sering menyebutnya dengan kaca bening. Jenis halaman ini biasa digunakan pada jendela kaca.

Ketebalan kacamata ini adalah 5 mm, 6 mm dan 8 mm. Halaman ini juga bisa digunakan untuk furniture seperti akuarium, meja. Saat ini hotel budget sering menggunakan kaca bening untuk jendela dengan ketebalan 6 mm.

Kaca Berwarna (tinted glass)

Kaca ini merupakan kaca biasa yang dilapisi lembaran berwarna yang terbuat dari campuran logam seperti kobalt, besi, silenium dan lain-lain. Ia sering disebut sebagai kaca rayben dalam kaca patri hitam. Halaman dengan merek Asahimas, Panasap Glass.

Kemampuan kaca ini menyerap 55% sinar matahari. Sehingga dapat memberikan rasa nyaman pada penghuni rumah. Kacamata ini juga kurang tembus cahaya. Jika masih tembus cahaya, Anda bisa menambahkan lapisan pada warnanya.

Warna yang tersedia tidak hanya hitam, tetapi ada beberapa warna yaitu hijau, biru tua, abu euro, abu-abu tua, tembaga dan hijau. Jenis kaca ini biasanya dipasang di bagian luar bangunan seperti jendela.

Kaca Es

Kaca jenis ini sering digunakan di kamar mandi di rumah. Kaca ini memiliki permukaan yang bertekstur sehingga tidak transparan atau buram. Tekstur ini memberikan efek dekoratif, efek pencahayaan yang menarik.

Kaca jenis es ini dihasilkan melalui proses yang disebut dengan rolling, dimana bahan baku gelas cair digulung dengan sepasang gulungan dengan satu buah roller yang memiliki pola tertentu, sehingga salah satu permukaan kaca akan dicetak sesuai dengan pola pada roller tersebut. Pada merek Asahimas halaman jenis ini disebut dengan indofonfiguration.

Kaca Cermin / One way

Kacamata jenis ini memiliki properti objek yang menggambarkan. Produk asahimas disebut stopol. Stopsol merupakan lapisan kaca yang dapat mereduksi dan memantulkan sinar matahari secara langsung. Sumbat ini dapat ditumpuk di atas kaca bening atau kosong. Kaca jenis ini biasanya digunakan pada pintu kaca dan jendela kaca yang akan memberikan kesan mewah.

Kaca Tempered

Kaca tempered adalah jenis kaca yang sangat kuat. jenis kaca ini biasa digunakan untuk gedung-gedung tinggi. Biasanya digunakan pada gorden (dinding eksterior kaca), pintu kaca, kanopi, dinding kamar mandi dan sebagainya. Kaca tempered memiliki kekuatan 3-5 kali lipat dari kacamata lain dengan ketebalan yang sama.

Ketebalan kaca yang umum digunakan adalah 10 mm. Proses produksi tempered glass dipanaskan hingga suhu 700 derajat Celcius kemudian didinginkan hingga suhu pendinginan mendadak sehingga dapat menggantikan kekuatan molekul kaca bertekanan dan lunak.

Keuntungan dari tempered glass adalah pada kondisi yang parah dapat menyebabkan kaca pecah dan tidak mendorong cedera pada korban. Kerugian dari kaca ini adalah tidak dapat dipotong atau dirapikan setelah proses tempering selesai karena akan mengurangi kekuatan kaca. Lebih baik sebelum desain kaca dipasang.