Ketika sedang melakukan riset atau membangun sebuah website, mungkin sahabat Qwords sering mendengar sebutan SEO Tools atau Tools SEO.

Tools SEO merupakan sebuah alat yang saat ini wajib digunakan untuk proses optimasi sebuah website. Bahkan, tanpa menggunakan beberapa alat ini, bisa dipastikan performa website bakal jadi kurang maksimal.

Kendati demikian, sebelum memanfaatkan Tools SEO untuk memaksimalkan website, tentu sahabat Qwords harus tahu dan paham pengertiannya. Sehingga Anda bisa menggunakan dengan baik dan efisien sesuai fungsinya.

Mengenal SEO Tools

Penamaan SEO Tools sebenarnya datang dari kata utama SEO yang merupakan singkatan dari Search Engine Optimization.

SEO merupakan suatu usaha untuk bisa melakukan optimasi atau pemaksimalan website. Tujuannya yakni agar website bisa tampil teratas pada hasil pencarian di internet.

Ketika website yang Anda kelola mampu berada di rangking tertinggi dalam pencarian, maka secara otomatis peluang trafik tinggi akan lebih besar.

SEO juga digunakan untuk bisa mendapatkan trafik yang diinginkan sesuai tujuan utama pendirian website.

Agar bisa mencapai rangking tertinggi itu, Anda harus mengikuti beberapa aturan yang didasarkan dengan algoritma Google. Kemudian munculah alat SEO atau disebut juga dengan Tools SEO agar bisa melakukan optimasi lebih mudah dan praktis.

Namun, ketika menggunakan Tools SEO, biasanya, Anda juga harus menguasai dasar SEO agar bisa lebih maksimal lagi.

Tidak heran jika banyak sekali perusahaan besar yang membeli Tools SEO seperti Ahrefs, Semrush, Screaming Frog, dan lain sebagainya demi memaksimalkan performa website mereka.

Kebutuhan website ada di sini

Tools SEO Untuk Optimasi Website

Seperti pada uraian sebelumnya, SEO memiliki fungsi yang penting agar website menjadi lebih mudah masuk ke rangking halaman depan. Ada beberapa SEO Tools yang bisa Anda gunakan dalam upaya optimasi website. Berikut ini beberapa tools tersebut:

1.Check My Links

Tools pertama yang harus Anda gunakan ketika melakukan optimasi adalah Check My Links.

Software SEO ini sangat penting apalagi ketika Anda memproses broken link. Alat ini akan membuat proses tersebut menjadi sangat mudah karena hanya butuh beberapa klik saja.

Setelah di klik satu kali maka secara cepat ekstensi Google Chrome akan melakukan pengecekan broken link yang berasal dari website lain.

2.Tools SEO Content Marketer

Selanjutnya ada Content Marketer yang sangat penting agar bisa mendapatkan informasi rinci dalam bentuk email.

Alat ini juga bisa membantu ketika ingin berhubungan dengan pengguna internet yang ada pada informasi kontak yang sudah tersedia sebelumnya.

Dengan menggunakan alat ini maka tampilan informasi menjadi lebih lengkap dan sangat akurat. Tools akan memberikan sebuah template email yang kemudian mampu dimanfaatkan untuk keperluan outreach.

Selain itu, ada juga beberapa template yang bisa digunakan untuk permintaan guest post, permintaan link outreach dan masih banyak lagi.

3.Citation Lab’s Broken Link Finder

Sebenarnya alat ini hampir mirip dengan alat yang pertama tadi. Namun kelebihannya melakukan pengecekan yang lebih proaktif ketika melakukan pengecekan broken link. Sementara itu Check My Link hanya melakukan pengecekan pada setiap halaman saja.

Cara penggunaanya juga termasuk sangat mudah, yaitu lewat query atau kata kunci. Setelah itu alat SEO ini akan melakukan penjelajahan pada internet untuk kemudian bisa menemukan link yang rusak atau broken link.

Setelah menemukan link yang rusak, Anda juga bisa melakukan penyeleksian dari hasil penjelajahan tersebut.

4.Help a Reporter Out

Tools selanjutnya ini dikenal sebagai alat yang akan membantu Anda menambahkan backlink yang asalnya seperti dari The Wall Street Journal.

Secara garis besar, tools ini merupakan layanan yang bisa membantu Anda terhubung ke banyak narasumber di dunia mendapatkan sumber informasi.

5.Tools SEO Inky Bee

Ini merupakan sebuah outreach tools yang sudah sangat umum digunakan para blogger.

Cara penggunaanya adalah dengan menginput kata kunci dan kemudian alat ini akan memberi arahan kepada blogger tentang industri yang dimaksud.

Fungsi lain dari Inky Bee adalah mampu melakukan eliminasi dengan didasarkan otoritas domain atau juga dari otoritas halaman. Jadi, Anda bisa lebih fokus dengan konten yang sedang dikerjakan.

6.Ahrefs

Bisa dibilang Ahrefs adalah tools SEO favorit penulis. Ada banyak fitur dan fungsi yang bisa didapatkan dari tools ini, misalnya seperti keyword explorer untuk mencari volume kata kunci, dan rank tracker.

Fitur menarik lainnya adalah site audit dimana kita bisa melihat error apa saja yang ada di dalam website kita. Untuk membenahinya pun sangat mudah karena sudah ada panduan langsung dari ahrefs.

7.Screaming Frog

Siapa yang tidak kenal dengan Screaming Frog, tools berbentuk software web based ini sudah terkenal di kalangan praktisi SEO. Fungsi screaming frog sendiri salah satunya untuk melakukan audit, guna mengoptimalkan sebuah website secara keseluruhan.

Tools SEO Riset Keyword

Selanjutnya, kami akan membagikan tools yang biasa digunakan untuk melakukan riset keyword agar konten yang dibuat semakin optimal.

1.Google Keyword Planner

Tools pertama yang bisa Anda gunakan adalah Google Keyword Planner. Ini merupakan alat dari Google Adword dan sering digunakan dalam penentuan long tail keyword. Cara penggunaannya mudah sekali.

Pertama, akses website Google Ads, kemudian masuk ke bagian Keyword Planner. Masukkan keyword dari alat ini akan memberikan beberapa saran yang relevan untuk memperkaya konten.

2.Keywordtool.io

Alat ini juga biasa dimanfaatkan untuk mencari referensi long tail keyword berdasarkan dengan keyword utama. Keywordtool.io akan menampilkan beberapa saran yang mungkin sesuai dengan harapan Anda.

3.Google Search Console

Google Search Console mampu memberikan kemampuan optimasi dalam hal search engine Google.

SEO Tools ini bisa menampilkan berapa klik website yang didasarkan search query, insight into crawling dan masih banyak lagi.

Biasanya alat ini akan digabungkan dengan Bing Webmaster Tools. Karena keduanya memiliki fungsi yang sama hanya beda pada fokus search engine yaitu Bing dan Google.

4.Google Trends

Terakhir ada Google Trends yang penggunaanya juga sangat mudah sekali dalam melakukan riset keyword.

Anda hanya harus memasukan keyword dan kemudian bisa menyaringnya berdasarkan search history, lokasi dan juga kategori.

Kebutuhan Website dengan harga terjangkau

Itulah beberapa tools SEO yang bisa dijadikan sebagai referensi ketika ingin mengoptimalkan performa website.

Perlu diketahui, masing-masing tools pastinya memiliki kekurangan dan kelebihan tersendiri sehingga Anda perlu membandingkan agar sesuai dengan kebutuhan.

Adapun jika Anda sudah mendapatkan gambaran SEO Tools yang ingin digunakan, maka langkah selanjutnya yakni mengoptimalkan website dari segi server hosting dan domain agar lebih profesional.