Mendekati masa liburan sekolah, Anda pasti ingin mengajak anak Anda bertamasya. Jika biasanya Anda mengajak mereka ke berbagai wahana permainan air yang menyenangkan, atau ke pusat perbelanjaan mainan, Anda juga bisa mengajak mereka sebuah alternatif lain yang bisa mendekatkan mereka dengan lingkungan dan kehidupan. Salah satunya adalah Kampung Edukasi Watu Lumbung.

Kalau di kota besar mungkin Anda akan jarang menemukan tempat wisata semacam itu, Anda bisa lho mlipir ke kota Jogja, dan pergi ke Bukit Watu Lumbung yang letaknya berada di sebelah utara pantai Parangtritis.

Sekilas Anda membaca pasti Anda terheran, kenapa harus ke bukit? Di kota pun juga banyak bukit. Tunggu dulu, bukit yang satu ini merupakan sebuah kampung edukasi. Di atas bukit sana terdapat sebuah perkampungan yang menawarkan wisata edukasi unik dan ramah anak. Anda bisa menggunakan sewa mobil Jogja lepas kunci ke tempat ini.

Kampung Edukasi Watu Lumbung
sumber: raskitatrans.com

Bagaimana bisa? Tentu bisa saja. Bukit yang dikelilingi pohon jati di sisi-sisinya itu, kini telah disulap menjadi sebuah kampung edukasi yang menawan dengan tawaran kegiatan yang sangat khas dengan perkampungan. Semua itu bermula dari seorang pemuda bernama Muhammad Boy Rifai. Ia ingin memberdayakan masyarakat sekitar yang tinggal di area hutan jati menjadi sebuah kampung wisata yang bernilai edukasi.

Anda pasti penasaran, edukasi semacam apa yang ada di Kampung Watu Lumbung ini, bukan? Semua kegiatan edukasi di sana sangatlah menarik dan mendekatkan Anda dengan alam dan sosial. Anda akan menghilang sejenak dari hiruk pikuk perkotaan dan keramaian media sosial di gawai Anda. Di sana Anda benar-benar bisa relaksasi dan mengajak si kecil mengenal perkampungan.

Lokasi Kampung Edukasi Watu Lumbung

Lokasi Kampung Edukasi Watu Lumbung ini berada di Bukit Watu Lumbung, Parangtritis, Kretek, Yogyakarta. Kampung Edukasi ini memang terletak di ketinggian, di sebuah bukit yang berada di sisi utara pantai Parangtritis. Tak heran jika kawasan ini juga menyuguhkan panorama alam indah yang bisa dilihat dari atas ketinggian.

Lokasi Bukit Watu Lumbung ini juga berada di sebelah selatan Kali Opak. Jadi, saat Anda berkunjung ke Kampung Edukasi ini, dari atas sana, Anda juga bisa melihat Kali Opak yang kemilau hijau menawan. Pemandangan seperti itu lah yang nantinya akan Anda dapatkan disamping nilai edukasi yang diberikan.

Rute perjalanan untuk sampai di Kampung Edukasi Watu Lumbung ini cukuplah mudah diakses dan tidak terlihat sulit. Dari pusat kota Jogja Anda hanya perlu mengestimasikan waktu perjalanan sekitar 1,5 jam perjalanan tergantung kondisi jalanan yang kadang macet.

Dari pusat kota Jogja, Anda hanya perlu berjalan ke selatan dan mencari petunjuk arah yang menunjukkan ke Jalan Parangtritis. Kemudian jika sudah sampai di Jalan Parangtritis, Anda akan melewati Jembatan Kretek. Dari jembatan itu Anda hanya perlu belok kiri dan kemudian ikuti jalan yang akan mengantarkan Anda ke Kampung Edukasi Watu Lumbung. Cukup, mudah kan?

Fasilitas dan Harga Masuk ke Kampung Wisata Watu Lumbung

Anda tidak perlu khawatir mengenai fasilitas dan sejumlah sarana-prasarana penunjang di Kampung Edukasi Watu Lumbung ini. Pasalnya di Kampung Edukasi ini sudah mempunyai fasilitas yang diperuntukkan bagi Anda yang ingin berkunjung ke Kampung Edukasi ini. Dan, tiket masuknya gratis. Anda hanya cukup membayar parkir saja. Fasilitanya antara lain:

Tempat Parkir

Tempat parkir memang sudah menjadi hal wajib yang harus ada di sebuah tempat wisata. Di Kampung Edukasi Watu Lumbung ini juga tersedia tempat parkir yang luas yang siap menampung kendaraan Anda. Jadi, Anda tidak perlu khawatir. Tarif parkir sebesar 2.000 rupiah untuk kendaraan bermotor, dan 5.000 untuk mobil.

Mushola

Di sana juga sudah ada mushola yang bisa Anda gunakan untuk beribadah. Anda tidak perlu takut akan meninggalkan kewajiban sebagai seorang muslim meskipun sedang berada di sebuah tempat wisata.

Area Camping Ground

Jika Anda berniat untuk menikmati suasana Kampung Edukasi Watu Lubung lebih lama lagi, Anda bisa menginap di sebuah cottage yang sudah disediakan atau memilih untuk tidur tenang di bawah tenda yang ada. Di sana sudah ada area camping ground yang bisa Anda gunakan sebagai tempat menginap.

Toilet

Tanpa toilet, memang mustahil. Maka dari itu, tempat wisata yang satu ini juga sudah membangun toilet yang sebagai salah satu fasilitas terpenting yang harus ada di kawasan wisata. Anda bisa menggunakan toilet yang Anda dan jangan lupa untuk senantiasa menjaga kebersihan.

Perpusatakaan

Perpustakaan? Jarang-jarang ya, di sebuah tempat wisata terdapat perpustakaan. Tapi di Kampung Edukasi ini justru perpustakaan lah yang menjadi bagian inti dari konsep wisata ini. Di sana Anda bisa menemukan beragam buku yang bisa Anda baca ataupun apresiasi. Bahkan dengan meresensi buku, atau menyumbangkan buku, Anda bisa lho dapat reward langsung dari sang pemilik, yakni makan gratis! Wah!

Tempat Makan di Watu Lumbung

Menjelang malam pasti Anda lapar. Namun tenang saja, di sana sudah banyak warung dan kedai makan yang siap melayani perut Anda yang mulai keroncongan. Ada kedai kopi lengkap bernama Lembayung, ada Kedai Wedang, Pusat Sate Kiloan dan Kedai Susu. Lumayan lengkap ya. Anda bisa memilih sendiri sesuai selera Anda.

Kampung Edukasi Watu Lumbung, Ada apa saja ya?

Anda pasti masih bertanya-tanya, kira-kira apa yang ditawarkan oleh kawasan wisata yang satu ini. Anda pasti juga makin penasaran. Memang, konsep yang diusung oleh Kampung Edukasi Watu Lumbung ini tergolong unik dan benar-benar mengangkat nilai-nilai edukasi dalam diri.

Di sana, pertama ada sebuah layanan yang unik. Anda bisa mendapatakan makan, minum dan souvenir gratis jika berkenan menyumbang tiga buah buku layak baca ke perpustakaan yang ada. Anda juga bisa sekaligus resensi ataupun membaca puisi. Seru, kan?

Lalu, di sana juga Anda harus meluangkan waktu paling tidak sekitar 25 menit untuk membaca buku, dan itu sudah menjadi kewajiban para pengunjung. Sayang bukan jika, buku-buku yang ada hanya dibiarkan bertumpuk di perputakaan? Sama saja, itu hanya menimbun buku dan bukan mengedukasi.

Di sana, Anda juga harus siap melayani diri Anda sendiri jika ingin minum ataupun mencoba memasak dengan dapur tradisional. Tidak hanya itu, Anda juga harus siap mencuci piring dan gelas Anda sendiri. Menarik, kan? Dengan begini, Anda bisa mengajari anak Anda untuk belajar mandiri. Bahkan di sana sudah bukan hal yang luar biasa lagi jika ada pengunjung yang juga saling melayani, karena memang hal seperti itu yang dikembangkan.

Makan di Kedai Wedang Kampung Edukasi Watu Lumbung juga tidak ada kasir. Anda cukup memasukkan uang sesuai dengan jumlah nominal di sebuah tempat yang sudah disediakan. Nah, di sini kejujuran Anda diuji.

Anda juga diwajibkan untuk menanam sebuah pohon di polyback yang sudah disediakan. Hal itu menanamkan nilai edukasi bagi Anda untuk terus mencintai alam. Anda bisa mengajak anak Anda untuk belajar menanam pohon di sana. Jika sudah berhasil menanam pohon, Anda akan mendapatkan voucher potongan harga untuk makan di sana.

Mencicipi Kuliner dengan Panorama di Watu Lumbung

Kemudian yang tak kalah unik lagi, jika Anda ingin mencicipi kuliner lain yang ada di sana, Anda bisa mendapatkan diskon jika bersedia membantu memasak ataupun mencuci piring. Seru kan.

Jadi, selain Anda bisa menikmati suasana dan panorama alam yang ada di sana, Anda juga akan merasakan nilai-nilai edukasi menarik yang ditanamkan di sana. Keserdehanaan, Kejujuran, Kemandirian, Mencintai Alam dan Rasa Peduli. Semua nilai edukasi itu lah yang ditanamkan dan harus Anda ikuti jika berkunjung ke Kampung Edukasi ini. Di jamin, liburan Anda akan berasa lain dari yang lain.

Anda bisa ke tempat ini dengan sewa mobil Jogja sehingga menjadi perjalanan akan lebih mudah dan menyenangkan. Pastinya seru bukan?