source gambar : twitter.com

Fortune Indonesia: Berita Bisnis Terbaru. Memberikan berita terkini terkait dampak pandemi pada salah satu perusahaan besar di Indonesia yaitu Unilever. Dalam wawancara Presiden Direktur PT Unilever Tbk,  Ira Noviarti menceritakan bahwa pandemi covid-19 benar-benar menyerang pusat Perusahaan Unilever yang dipimpinnya. Adapun poin-poin yang diutarakan oleh Ira Noviarti pada Fortune Indonesia berita bisnis terbaru.

  • Timbulnya Masalah di Unilever Akibat Pandemi

Pandemi Covid-19 menyerang 3 titik vital Perusahaan Unilever. Hal itu mengakibatkan Unilever mengalami kerugian yang cukup besar untuk masalah tersebut. Permasalahan tersebut antara lain adanya penularan Covid-19 membuat kegiatan produksi terganggu sehingga menyebabkan pasokan menjadi berkurang, logistik yang rendah, dan transportasi yang dibatasi. Ira Noviarti berusaha untuk memperbaiki masalah-masalah tersebut.

  • Kinerja Internal Terganggu

Kinerja internal Perusahaan Unilever menjadi terganggu karena adanya pemberlakuan Work From Home (WFH). Pengurangan jam dan kapasitas kerja juga turut andil dalam penurunan kinerja perusahaan.

  • Strategi Pertama

Untuk mengatasi berbagai masalah dan tantangan yang dihadapi Unilever karena Pandemi Covid-19, maka pihak Unilever mulai memutar otak. Unilever mulai melaksanakan strategi guna menyeimbangan perusahaan dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Hal itu menghasilkan 5 strategi yang digunakan untuk mengatasi masalah dan menyeimbangkan perusahaan. Strategi pertama adalah stimulus oleh Unilever pada konsumen agar perusahaan dapat naik atau tetap bergerak dalam perekonomian. Unilever juga menanamkan stimulus agar perusahaannya harus menjadi terdepan.

  • Strategi Kedua

Dalam masa pandemi, masyarakat yang terdampak akan kesulitan secara ekonomi. Oleh karena itu, unilever menjalankan dual economy agar dapat terus memelihara pasar unggulan. Unilever berusaha untuk menghasilkan produk terbaik walaupun berada dalam kondisi seperti sekarang. karena tinggi atau rendahnya perekonomian Indonesia, akan berdampak pada perekonomian Unilever juga.

Bagi kebutuhan premium, Unilever mengutamakan inovasi untuk mengeluarkan suatu produk. Seperti produk Dove untuk memaksimalkan pasar ibu dan bayi sampai dengan Unilever Food Solutions (UFS) yang mengeluarkan Vegetarian Butcher guna memenuhi kebutuhan makanan sehat. Bahkan setelah memperkenalkan brand Love & Beauty Planet pada tahun 2019, Unilever juga akan mengajak brand kecantikan AHC dari Korea.

  • Strategi Ketiga

Unilever berfokus pada hal-hal yang akan tumbuh pesat di masa yang akan datang, seperti e-commerce dan social e-commerce. Karena dalam 5 tahun potensi e-commerce akan tumbuh sekitar 30% hingga 40%, belum lagi ditambah social e-commerce. Saat ini kontribusi e-commerce masih 3-4% sehingga jelas saja kontribusinya akan sangat berpengaruh dalam 5-10 tahun mendatang.

  • Strategi Keempat

Saat ini took-toko kelontong Unilever dapat dijalankan pada aplikasi Sahabat Warung. Strategi ini adalah e-everything pada sisi produksi, pengiriman, dan penjualan secara terintegrasi. Walaupun citra Unilever kemungkinan akan turun karena menjangkau pasar menengah ke bawah, namun begitu Ira masih tetap percaya diri dalam meningkatkan perusahaan.

Karena menurut Ira dengan harga terjangkau akan membuat produksi menjadi naik dan semakin kuat pada pasar di Indonesia.

  • Strategi Kelima

Ira mengatakan dalam Fortune Indonesia: Berita Bisnis Terbaru bahwa praktik yang bertanggung jawab dan berkelanjutan sangat penting bagi Unilever karena merupakan napas perusahaan. Praktik tersebut adalah strategi utama guna memaksimalkan pertumbuhan dalam bisnis Unilever.

Demikian poin-poin yang disampaikan Ira Noviarti dalam Fortune Indonesia di berita bisnis terbaru. Yang berkaitan mengenai dampak pandemi pada Unilever. Jika Anda ingin mengetahui sosok Ira lebih dalam Anda dapat terus mengikuti Fortune Indonesia: Berita Bisnis Terbaru.