Jasa konsultan pajak, layaknya namanya, merupakan seseorang atau lembaga yang menyediakan jasa konsultasi untuk kasus perpajakan. Namun, jasa apa saja yang ditawarkan oleh seorang konsultan pajak? Apa manfaatnya memanfaatkan jasa ini dan perlukah anda menggunakannya? Simak selengkapnya didalam artikel ini!

Pengertian Jasa Konsultan Pajak

Mengutip berasal dari web site Pajak.go.id, konsultan pajak adalah orang atau badan yang memberikan jasa konsultan pendampingan pajak kepada wajib pajak didalam rangka lakukan hak dan mencukupi kewajiban perpajakannya cocok bersama dengan ketentuan perundang-undangan perpajakan. Orang atau badan yang tawarkan jasa konsultan pajak ini udah mencukupi bermacam macam syarat, layaknya menjadi bagian tidak benar satu asosiasi konsultan pajak yang terdaftar di Dirjen Pajak, miliki sertifikat konsultan pajak, dan juga miliki izin praktik konsultan berasal dari Dirjen Pajak atau pejabat yang ditunjuk dan berlaku di semua lokasi Republik Indonesia.

 

Selain itu, konsultan pajak juga memiliki beberapa kewajiban, yaitu:

  1. Memberikan jasa konsultasi pada wajib pajak dalam melaksanakan hak dan memenuhi kewajiban perpajakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
  2. Mematuhi kode etik konsultan pajak dan berpedoman pada standar profesi konsultan pajak yang diterbitkan oleh asosiasi konsultan pajak.
  3. Mengikuti kegiatan pengembangan profesional berkelanjutan yang diselenggarakan atau diakui oleh asosiasi konsultan pajak dan memenuhi satuan kredit pengembangan profesional berkelanjutan.
  4. Menyampaikan laporan tahunan konsultan pajak.
  5. Memberitahukan secara tertulis setiap perubahan pada nama dan alamat rumah dan kantor dengan melampirkan bukti perubahan dimaksud.

 

Jenis Layanan Konsultan Pajak

Seorang atau lembaga jasa konsultan pajak memiliki atau menawarkan layanan pada kliennya sebagai

berikut:

  1. Patuh terhadap pajak. Adanya jasa konsultan perpajakan turut membantu wajib pajak di Indonesia agar menjalankan kepatuhan perpajakan. Umumnya, ketidakpatuhan wajib pajak terhadap pajak karena ketidaktahuan atau kurang memahami prosedur perpajakan. Karena itu, konsultan pajak membantu memberikan informasi dan memandu wajib pajak untuk mematuhi pajak sesuai peraturan yang berlaku.
  2. Hitung rencana pajak. Jika klien merupakan pengusaha kena pajak (PKP), ia harus memiliki perencanaan perhitungan pajak dalam usahanya, termasuk jenis pajak yang dikenakan pada usahanya tersebut. Jasa konsultan pajak membantu klien menghitung perencanaan pajaknya.
  3. Pendampingan klien dalam proses penghitungan pajak. Jika klien merasa kebingungan dalam menghitung pajaknya, terlebih ketika sedang ada pemeriksaan pajak, konsultan pajak akan membantu dalam hal pendampingan, seperti mendampingi dalam melakukan proses penghitungan, sampai menyiapkan dokumen yang dibutuhkan.
  4. Pemeriksaan laporan pajak. Jika sudah membayar pajak, konsultan pajak turut membantu klien dalam memeriksa laporan pajak yang diterima. Mulai dari melalui prosedur yang benar, sampai evaluasi atas besaran pajak yang telah dilaporkan. Dengan begitu, klien dapat meminimalisir kesalahan laporan pajaknya.
  5. Restitusi pajak. Kalau klien harus melakukan pengembalian kelebihan pembayaran pajak atau restitusi, konsultan pajak dapat membantu dalam hal mengajukan pengembalian tersebut. Mulai dari persiapan data, penyampaian restitusi, pemeriksaan sampai proses akhir diterimanya pengembalian kelebihan pajak.
  6. Konsultasi. Seorang konsultan pajak selalu siap dengan saran dan bantuan ketika klien menghadapi masalah terkait dengan pajak.
  7. Penyelesaian sengketa pajak. Seorang konsultan pajak juga dapat menawarkan layanan penyelesaian sengketa pajak jika klien menghadapi situasi tersebut.