Wanita hamil rata-rata punyai banyak larangan yang penting dicegah untuk kesehatan. Wanita hamil dituntut untuk mengganti skema hidupnya jadi gaya hidup sehat. Seperti kurangi waktu produktif serta perbanyak waktu istirahat, kerap minum susu, mengelit makanan tersendiri, sampai jangan banyak gerak.

Mayoritas wanita nyata sudah ketahui sedikit perihal hal semacam itu, meskipun dia belum merasai hamil. Seluruhnya larangan itu harusnya mesti dilakukan untuk kesehatan anak.

Rupanya tidak cuman menyeleksi makanan serta makanan yang bagus untuk kehamilan. Akan tetapi beberapa bahan kosmetik yang difungsikan harus menjadi perhatian. Banyak yang belum mengenal kalau ada bahan kosmetik yang beresiko kalau difungsikan disaat masa kehamilan. Diberitakan dari parents.com, berikut daftar-daftarnya.

  1. Aluminium chloride hexahydrate
    Bahan ini dapat ditemui dalam antiperspirant. Antiperspirant adalah zat kimia untuk mengawasi kulit ketiak terus kering. Selekasnya check kosmetik Anda serta hindarkan kandungan aluminium klorida hexahydrate serta aluminium chlorohydrate.
  2. Beta hydroxy acids
    Beberapa bahan yang termaksud beta hydroxy acids, adalah salicylic acid, 3-hydroxypropionic acid, trethocanic acid serta tropic acid
  3. Chemical sunscreen
    Kalau Anda masih gunakan chemical sunscreen, baiknya setop pemanfaatan untuk sesaat. Hindarkan chemical sunscreen yang ada kandungan bahan avobenzone, homosalate, octisalate, octocrylene, oxybenzone, oxtinoxate, menthyl anthranilate, serta oxtocrylene.

 

Baca juga: Manfaat dan jenis kayu meranti

 

  1. Diethanolamine (DEA)
    Diethanolamine rata-rata ditemui dalam produk perawatan rambut serta badan. Di saat mau gunakan perawatan itu, karenanya hindarkan bahan diethanolamine, oleamide DEA, lauramide DEA, serta cocamide DEA.
  2. Phthalates
    Bahan ini rata-rata ditemui dalam produk dengan aroma sintetis serta cat kuku. Soal yang terpenting adalah hindarkan pula kosmetik memiliki bahan diethyl serta dibutyl.
  3. Retinol
    Kandungan itu mencakup vitamin A, retinoic acid, retinyl palmitate, retinaldehyde, adapalene, tretinoin, tazarotene, serta isotretinoin. Anda bisa pakai bahan alternatif retinol seperti vitamin C, kojic acid, kacang kedelai, serta glycolic acid.
  4. Thioglycolic acid

Thioglycolic acid bisa ditemui pada produk pencukur rambut yang terkandung kimiawi. Hindarkan pula produk memiliki bahan acetyl mercaptan, mercaptoacetate, mercaptoacetic acid,                   serta thiovanic acid. 

  1. Dihydroxyacetone (DHA)
    Bisa ditemui pada kosmetik spray serta sangatlah beresiko kalau terserap.
  2. Formaldehyde
    Rata-rata ditemui pada perawatan untuk melempengkan rambut, cat kuku, serta lem bulu mata. Beberapa bahan itu ialah quaternium-15, dimethyl-dimethyl (DMDM), hydantoin, imidazolidinyl urea, diazolidinyl urea, serta sodium hydroxymethylglycinate.
  3. Hydroquinone
    Ditemui pada produk pencerah, seperti hydroquinone, idrochinone, serta quinol/1-4 dihydroxy benzene/1-4 hydroxy benzene. hydroquinone mempunyai tingkat peresapan yang tinggi ke kulit, yaitu 35-45 %. Walau riset tidak menunjukkan kecacatan janin atau masalah kesehatan karena pemakaian hydroquinone, beberapa periset masih menyarankan untuk menghindar penggunaannya.

 

Baca juga: Tips & Trik Atasi Sunburn

 

  1. Parabens
    Hindarkan beberapa bahan seperti propyl, butyl, isopropyl, isobutyl, serta methyl parabens. ilmuwan pula mengaitkan kalau ada kandungan paraben dalam urin di awalnya kehamilan dan diabetes mellitus gestational. Riset yang lain pula dijelaskan punyai resiko bahaya buat ibu hamil dan berkaitan kuat dengan penambahan bobot tubuh sehabis bayinya lahir. Kajian sebutkan paraben dan triclosan punyai relevansi kuat kepada kegemukan anak berumur tiga tahun. Triclosan pula sebagai bahan yang terdapat dalam kosmetik dan punyai pembawaan antimikroba. Biar luput dari bahaya dampak itu, penting buat ibu hamil buat mengamati kandungan senyawa paraben di produk kosmetik dan kecantikan.