8 Jenis Usaha di Sektor Pariwisata Indonesia

Pariwisata merupakan bisnis jasa yang sangat menggiurkan. Di dalamnya terdapat banyak sekali ragam usaha yang terlibat dan menguntungkan dari segi ekonomi. Sektor pariwisata Indonesia didukung dengan keindahan alam, keramahan penduduk, dan keunikan budayanya.

Agar sektor ini berjalan dengan baik, tentunya perlu ada hal-hal pendukung yang bisa dijadikan ladang usaha. Jadi tak hanya spot wisata saja yang menyerap tenaga kerja dan mendapatkan pendapatan. Berikut ini adalah berbagai usaha yang bisa dijalankan di area wisata.

Usaha di Sektor Pariwisata Indonesia

1. Restoran

Tempat ini menjadi penunjang pariwisata yang sangat penting. Awalnya restoran selalu terhubung dengan akomodasi untuk menyediakan makanan kepada para wisatawan. Namun kini sudah banyak restoran yang berdiri sendiri baik berbentuk rumah makan maupun kafe.

Restoran tak hanya tentang menyediakan makanan. Tampilan fisik restoran, aspek gizi dan rasa dalam makanan, pelayanan yang diberikan, kebersihan tempatnya menjadi faktor yang penting. Aspek pelayanan yang diberikan menjadi hal penting dalam berjalannya industri pariwisata.

2. Penginapan

Sebagian besar wisatawan yang mendatangi tempat pariwisata biasanya menyewa tempat penginapan. Tak hanya hotel, tempat penginapan lain yang juga populer adalah apartemen, guest house, hingga villa. Untuk itu, keberadaan tempat penginapan sangat penting di destinasi wisata.

Penginapan bisa dikatakan sebagai pondasi pariwisata. Kehidupan orang-orang yang bekerja di usaha ini juga akan bergantung dengan banyak atau tidaknya wisatawan yang berkunjung. Penginapan juga menyumbang besar dalam pembangunan negara.

3. Pelayanan perjalanan

Wisatawan yang masih awam dengan destinasi wisatanya biasanya memilih pelayanan perjalanan. Contohnya adalah biro perjalanan atau paket perjalanan. Pemberian pelayanan ini mendatangkan keuntungan yang besar, sehingga banyak pelayanan perjalanan yang ditawarkan di tempat wisata.

Sektor yang satu ini sangat penting dan menjadi lapangan kerja yang menggiurkan. Akan tetapi sumber daya manusianya harus memiliki standar tertentu. Dengan begitu para wisatawan yang datang tidak akan merasa kapok dan mereka puas dalam perjalanan wisata mereka.

4. Transportasi

Tanpa adanya transportasi, sektor pariwisata tidak akan bisa berjalan. Transportasi dibutuhkan wisatawan untuk mencapai destinasi yang diinginkannya. Makanya, sebelum sebuah tempat wisata digabungkan, maka sektor yang satu ini harus dipastikan memiliki aksesibilitas yang baik.

Bayangkan apabila sama sekali tak ada kendaraan umum di suatu tempat? Jangankan untuk pariwisata, masyarakat pun akan kesulitan untuk mendapat jangkauan yang lebih baik. Transportasi dalam pariwisata pun harus aman, nyaman, terjangkau dan rute yang mudah dipahami.

5. Area wisata

Area wisata berarti tempat wisata dan sekitarnya. Tempat tersebut haruslah mendukung adanya wisatawan dengan menyediakan sumber daya manusia yang memadai dan terampil. Selain itu, lokasinya juga perlu layak untuk dihuni oleh pendatang, contohnya tidak terlalu padat.

Area tujuan untuk wisata ini juga perlu memiliki fasilitas baik sarana dan prasarana yang memadai, bagus, dan nyaman. Salah satu usaha yang memiliki potensi untuk area wisata adalah souvenir atau cinderamata. Pengadaan souvenir haruslah unik sesuai dengan budaya lokal.

6. Atraksi wisata

Untuk menarik minat para wisatawan, tentunya harus ada atraksi yang ditunjukkan kepada khalayak. Ada beragam jenis atraksi mulai dari lokasi wisata hingga festival. Untuk lokasi wisata yang berkelanjutan, tentunya atraksi ini harus ada sepanjang tahunnya.

Beberapa contoh atraksi wisata yang sifatnya berkelanjutan adalah kegiatan seni dan budaya, hutan lindung, museum-museum seni, agrowisata, hingga keajaiban alam. Pengelolaannya perlu diawasi oleh pemerintah setempat sehingga masyarakat sekitar bisa merasakan manfaatnya.

7. Fasilitas wisata

Fasilitas wisata adalah sarana maupun prasarana yang dibutuhkan oleh wisatawan selama berada di area wisata tujuannya. Tujuan dari fasilitas wisata adalah memenuhi kebutuhannya selama di area tersebut sehingga wisatawan merasa nyaman dan puas selama berada di area wisata.

Fasilitas ini tak hanya terbatas seperti hotel, rumah makan, atau transportasi saja. Ada fasilitas penunjang lain yang sangat diperlukan seperti rumah ibadah dan toilet umum. Dalam pengelolaannya tetap membutuhkan sumber daya sehingga bisa terpelihara dengan baik.

Berkembangnya sektor pariwisata Indonesia harus didukung dengan baik. Industri yang satu ini mendatangkan keuntungan yang besar melalui devisa negara maupun belanja wisatawan. Tak hanya pendapatan di tempat atraksi, namun masyarakat sekitar tempat wisata juga menjadi berdaya.