Setelah kondisi ekonomi tertekan karena wabah corona pada 2020, berikut empat usaha bermodalkan minim yang dapat dicoba supaya datangkan cuan. Sesudah keadaan ekonomi tertekan karena wabah corona pada 2020, warga dapat mengawali usaha bermodalkan minim yang dapat dicoba supaya datangkan.

Warga menyongsong Tahun Baru 2021 dengan semangat dan kepercayaan diri. Sesudah lewat 2020 yang penuh penekanan karena wabah corona, warga mengharap helaian baru di 2021 menjadi momen perbaikan perekonomian. Dalam sambutan tahun baru, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan 2021 diinginkan jadi kebangunan ekonomi yang tersuruk sejauh 2020.

“Bersama-sama insyaallah kita sanggup tangani ujian berat ini, tahun 2021 bisa menjadi catatan riwayat sebagai tahun pemulihan kehidupan kita,” katanya dalam sambutan tahun baru 2021 lewat saluran Youtube Sekretariat Presiden. Pada momen perbaikan perekonomian ini, ada banyak kesempatan usaha yang pantas dijajal oleh warga. Tidak perlu modal besar, kesempatan usaha rumahan ini dapat dipelajari warga bermodalkan minim.

Berikut sejumlah peluang usaha kecil yang menjanjikan di 2021 :

1. Jual Makanan via Online

Pengamat pemasaran dari Inventure Consulting Yuswohady menjelaskan sikap customer pada 2021 hampir sama dari 2020 kemarin. Masalahnya walau bergerak, tetapi sebenarnya ekonomi tidak kembali ke keadaan normal seperti pra corona.

Menurut dia, skema customer yang paling mencolok ialah mengutamakan berbelanja pada keperluan primer. Karena itu, dia menjelaskan bila usaha makanan masih janjikan tahun ini. Tetapi, dia memprediksi customer lebih condong mengincar makanan yang dapat diminta lewat layanan online baik melalui program pesan online atau service siap antar (delivery) dari penjual secara berdikari.

Baca tentang bisnis online di masmumtaz

Argumennya, warga masih condong cemas untuk bergabung pada tempat ramai, terhitung restaurant karena penyebaran covid-19 masih terjadi. Khusus usaha makanan, dia merekomendasikan supaya penjual memerhatikan kebersihan. Dengan begitu, konsumen dapat yakini bila makanan itu aman dari penyebaran virus corona.

2. Bisnis Obat Herbal

Bisnis yang menjanjikan setelah itu beberapa obat herbal. Karena, kecuali makanan fokus customer yang lain ialah kesehatan untuk jaga kekebalan badan masih bugar di tengah-tengah teror penebaran virus corona.

“Fokus customer setelah itu jaga imun badan, karena itu usaha yang terkait dengan kekebalan intinya yang herbal seperti jahe merah itu akan condong oke,” katanya. Dia menerangkan obat herbal dicari customer karena dipandang lebih aman untuk dimakan dalam periode panjang daripada obat yang memiliki kandungan bahan kimia.

Searah, pemerhati marketing dari ā€ˇMarkPlus Inc Hermawan Kartajaya menjelaskan bila usaha beberapa obat herbal paling prospektif di 2021 karena warga benar-benar memerhatikan ketahanan tubuh dari virus.

Sebenarnya, katanya, usaha herbal ini telah ramai di 2020 susul munculnya virus corona. Oleh karenanya, dia merekomendasikan supaya penjual masih memprioritaskan kekhasan produk dibanding dengan produk sama yang lain.

3. Les Online

Dengan angka penyebaran covid-19 yang tinggi, Yuswohady memprediksi warga masih mengutamakan rutinitas di dalam rumah. Oleh karenanya, layanan yang manfaatkan service digital bisa banyak dicari oleh warga, misalkan pelatihan secara digital.

“Karena beberapa anak tidak dapat banyak rutinitas di luar rumah, karena itu bimbel (tuntunan belajar) digital itu akan tumbuh. Maka apa-apa yang dapat dilaksanakan dari rumah dan secara digital akan janjikan,” jelasnya.

4. Jual Produk Fesyen via Online

Sementara itu, Hermawan menjelaskan usaha fesyen yang dipasarkan melalui online ada banyak disukai customer pada 2021 ini. Karena, dia memandang bila warga akan mengendalikan diri untuk bertandang ke keramaian terhitung pusat belanja atau mal.

Untuk modal yang minim, karena itu penjual dapat memakai pola dropship dan reseller lewat basis e-commerce. Dropship ialah pola usaha di mana penjual bertindak selaku mediator di antara konsumen setia dan penyuplai.